Masa SMA
Masa SMA ku dimulai tahun 2015. Bisa diterima disalah satu SMA favorit sudah menjadi kejutan bagiku, mengingatkan NEM ku pada saat itu pas-pasan. Dihari pertama MPLS aku datang terlambat, celingak-celinguk kaya anak ilang karena ga tau harus baris dimana. Akhirnya aku menunggu di barisan belakang sampai nama gugusku dipanggil untuk masuk ke ruang kelas. Saat masuk dikelas aku tidak mengenal siapapun dan bingung mau duduk dimana, hingga akhirnya seseorang mengajak ku untuk duduk disebelah nya dan sampai aku lulus aku selalu dengan dia. Namanya Niken, dia memiliki banyak kemiripan dan membuat kami bersahabat hingga sekarang. Dikelas 10 semua teman sekelasku waras semua, ga ada yang bikin kegaduhan. Jika tidak ada guru anak-anak kelas ku diam dikelas semua, tidak seperti anak kelas lain yang langsung ngacir keluar kelas saat tidak ada guru. Di kelas 10 pelajaran kesenian menjadi pelajaran yang paling aku benci, apalagi saat ada tugas menggambar diatas kanvas. Dari kecil aku memang tidak bisa menggambar hanya suka mewarnai saja, saat dapat tugas menggambar aku mendapat nilai 78. Satu lagi pelajaran yang aku benci di SMA adalah pelajaran bahasa Inggris. Guru bahasa inggrisku di SMA memberi penjelasan yang sedikit dan ingin agar murid-murid nya yang bertanya mengenai materi yang sedang dipelajari. Saat ulangan akan ada 2 tipe soal bahasa Inggris yang kurasa berat sebelah, maksudnya tipe 1 lebih mudah dan tipe 2 sulit. Dan entah kenapa aku selalu mendapat tipe yang sulit sehingga nilai ulangan bahasa Inggris ku selalu kepala 7. Masuk jurusan IPA membuatku cukup senang karena aku tidak mau nantinya dibandingkan dengan kakaku jika aku masuk IPS. Belum lagi kebanyakan orang bilang kalau masuk IPA bisa masuk ke jurusan apa aja membuatku cukup takut masuk IPS. Jadi anak IPA harus belajar kimia, fisika, biologi dong. Pelajaran kimia menjadi pelajaran yang cukup mendebarkan bagiku. Setiap guru kimiaku masuk kelas pasti kami semua akan langsung duduk rapih dan degdegan karena tiba-tiba gurunya akan bertanya mengenai materi yg sudah dipelajari sebelumnya. Pelajaran yang cukup menyenangkan pastilah pelajaran olahraga karena hanya perlu menggerakkan tubuh saja, tanpa harus berfikir keras tentang materi pelajaran. Ada lagi pelajaran yang menyenangkan bagiku yaitu pelajaran bahasa Indonesia. Di kelas 11 setiap kelas mendapat tugas untuk menampilkan 2 drama untuk nilai praktek. Setiap kali pelajaran bahasa Indonesia pasti 30 menit terakhir digunakan untuk latihan drama, jadi otak ga ngebul teuing karena mikir. Di kelas 11 juga kami mendapat tugas untuk menampilkan lagu daerah secara berkelompok dan sama seperti pelajaran bahasa Indonesia pasti ada sesi latihan diakhir jam pelajarannya. Dikelas 12 waktu berjalan sangat cepat. Kami harus belajar lebih keras dengan harapan bisa melanjutkan ke perguruan tinggi idaman kami. Setiap hal yang terjadi di SMA menjadi memori tersendiri bagiku. Setiap rasa kesal karena tugas yang susah, rasa bahagia karena ga harus mikir keras, dan rasa sedih karena harus berpisah dengan teman akan jadi kenangan yang selalu ku ingat.
Komentar
Posting Komentar